Pengujung

free hit counter

Selasa, 28 Februari 2012

RIWAYAT KERAJAAN DI TEPI BARAT BAGIAN 1

Zaman dahulu, sekitar tahun 1785 M, di pesisir Pantai Barat Aceh banyak terdapat Kerajaan kecil, persisnya lokasi kerajaan yang dikisahkan dalam cerita ini adalah di Kecamatan Kuala Batee berbatasan dengan Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya sekarang, sebelum hancurnya kerajaan Kuala Batu, karena diserang oleh angkatan laut Amerika tahun 1832. Kerajaan Kuala Batee sebenarnya pecahan dari Kerajaan Lama Muda adalah lanjutan dari Kerajaan Lama Tuha, karena Kerajaan Lama Tuha Hancur diterjang banjir pada pertengahan abad 18 (1740 M).
Kisah ini terjadi di Kerajaan Lama Muda, pada waktu itu, Kerajaan Lama Muda diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana, yang bernama Raja Cut Ampon Tuan, dengan panggilan sehari-hari hanya Raja Cut.
Raja Cut sudah punya permaisuri, kawin sekitar 2 tahun lalu dengan Puteri Anjung Bulan, yaitu anak dari Raja Kuala Batu.


Selasa, 20 September 2011

AH AIR TERJUNNYA PUN MENDESAH, BERLIBUR KE CEURACEU

Minggu pagi, tertanggal 11 september 2011, mendapat telpon dari seorang teman memiliki nama Zulfikar, SE. Dia mempertanyakan padaku tentang jadi atau tidaknya berlibur atau melancong ke Ceuraceu, padahal bumi masih lembab dipagi Minggu, masih terlihat sisa-sisa air hujan yang menguyur dari Sabtu pagi, walau ada berhenti sebentar, hujannya. Aku menjawab telpon langsung mengatakan bahwa jadi perginya, “ok, jika jadi maka akan aku bungkus tape dan ketupat untuk bekal kita bawa kesana”.


Minggu, 28 November 2010

Ceumeucah


Selasa, 02 November 2010

Pemkab belum Prioritaskan Pengembangan Pendidikan

Thu, Oct 28th 2010, 12:09

Pemkab belum Prioritaskan Pengembangan Pendidikan

Aceh Barat Daya
BLANGPIDIE - Masih banyaknya ditemukan ketimpangan serta persoalan rumit lainnya terhadap pendidikan di daerah, dinilai sebagai indikasi belum berpihaknya pemerintah terhadap pengembangan pendidikan, bahkan pemerintah dituding masih mengesampingkan pengembangan pendidikan dibandingkan dengan sektor lainnya.

“Dapat kita pastikan bahwa hingga saat ini pemerintah di daerah masih menjadikan pendidikan sebagai sektor yang belum dianggap prioritas dibandingkan dengan sektor lainnya, kondisi ini jelas semakin membuat pendidikan di daerah terus terpuruk,” sebut Ketua PGRI Aceh Barat Daya (Abdya), Drs Ramli Bahar, kepada wartawan Rabu (27/10).

Dijelaskan, terpuruknya pendidikan di daerah saat ini tidak terlepas dari ketidakseriusannya pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu serta pengembangan kapasitas pendidikan itu sendiri, bahkan yang lebih ironisnya pendidikan cenderung dijadikan sebagai komoditi politik kekuasaan sehingga semakin memperlemah sektor pendidikan itu sendiri.

“Ada upaya semacam menjadikan pendidikan sebagai komoditi politik, ini jelas sangat beresiko sekali, sehingga mutu pendidikan jelas akan semakin merosot karena dikelola oleh orang yang tidak memiliki kapasitas, contoh yang paling nyata bisa dilihat ketika rekrutmen personel guru dan juga kepala sekolah cenderung lebih karena faktor kedekatan dengan kekuasaan dan bukan kapasitas dan profesionalitas,” jelas Ramli Bahar.(tz)

Sumber ; http://www.serambinews.com/news/view/41738/pemkab-belum-prioritaskan-pengembangan-pendidikan


Minggu, 10 Oktober 2010

Serangan Amerika Serikat ke Kuala Batee (1832)

Serangan Amerika Serikat ke Kuala Batee (1832) adalah ekspedisi balasan terhadap desa Kuala Batee (kini bagian dari Kabupaten Aceh Barat Daya) oleh USS Potomac. Pembalasan tersebut terjadi sebagai jawaban atas pembajakan dan pembantaian anak buah kapal Friendship setahun yang lalu. Potomac dan ABK-nya mengalahkan angkatan penguasa setempat dan memborbardir permukiman. Ekspedisi tersebut berhasil menghentikan serangan atas kapal-kapal Amerika Serikat selama 6 tahun hingga akhirnya ada kapal lain yang dibajak yang menyebabkan diluncurkannya ekspedisi berikutnya di tahun 1838.


Ceumeucah Dilahan Asrama


Selasa, 05 Oktober 2010

Sejumlah Desa di Kuala Batee Dikepung Banjir


Sun, Oct 3rd 2010, 10:00
Sejumlah Desa di Kuala Batee Dikepung Banjir
Aceh Barat Daya




BLANGPIDIE – Sejumlah Desa di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali dilanda banjir. Ratusan warga sempat panik saat air yang mengalir deras dari drainase menerjang pemukiman mereka pada Jumat (1/10) malam. Sementara itu puluhan rumah dan ratusan hektar persawahan dan perkebunan rakyat di kecamatan itu juga ikut terendam setelah beberapa sungai di daerah itu meluapnya, Sabtu (2/10) dinihari.


Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More