Zaman dahulu, sekitar tahun 1785 M, di pesisir Pantai Barat Aceh banyak terdapat Kerajaan kecil, persisnya lokasi kerajaan yang dikisahkan dalam cerita ini adalah di Kecamatan Kuala Batee berbatasan dengan Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya sekarang, sebelum hancurnya kerajaan Kuala Batu, karena diserang oleh angkatan laut Amerika tahun 1832. Kerajaan Kuala Batee sebenarnya pecahan dari Kerajaan Lama Muda adalah lanjutan dari Kerajaan Lama Tuha, karena Kerajaan Lama Tuha Hancur diterjang banjir pada pertengahan abad 18 (1740 M).
Kisah ini terjadi di Kerajaan Lama Muda, pada waktu itu, Kerajaan Lama Muda diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana, yang bernama Raja Cut Ampon Tuan, dengan panggilan sehari-hari hanya Raja Cut.
Raja Cut sudah punya permaisuri, kawin sekitar 2 tahun lalu dengan Puteri Anjung Bulan, yaitu anak dari Raja Kuala Batu.
Kisah ini terjadi di Kerajaan Lama Muda, pada waktu itu, Kerajaan Lama Muda diperintah oleh seorang Raja yang adil dan bijaksana, yang bernama Raja Cut Ampon Tuan, dengan panggilan sehari-hari hanya Raja Cut.
Raja Cut sudah punya permaisuri, kawin sekitar 2 tahun lalu dengan Puteri Anjung Bulan, yaitu anak dari Raja Kuala Batu.
11.21
Kuala Batee, Abdya, Indonesia
Posted in