Beberapa waktu berselang saya sempat membaca sebuah kajian ilmiah tentang Small Wars oleh US Marine Corps War Fighting Lab, Quantico, VA tentang Expeditionary Contingent satuan US Marine ke manca negara di awal abad ke sembilan belas.
Disebutkan juga beberapa daerah yang saat itu masih bagian dari kolonial beberapa negara eropa, termasuk ke China, semenanjung Korea dan Jepang. Lalu iseng iseng saya mencari keyword of region "Indonesia" tidak ada data. Lalu saya ganti menjadi "Sumatra atau Java" kemudian muncul beberapa catatan sejarah tentang small wars maupun foreign insurgencies yang dilakukan oleh Corps.
Pertama.Serangan US Marines atas kota Quallah Batoe (Kuala Batu) Feb 06-09 tahun 1831, karena kerajaan setempat dan para bajak laut Selat Malaka telah menyerang dan merusak kapal dagang USS "Friendship" dengan Captain kapal Charles M. Edicott dari Salem, Massachusetts yang sedang membeli dan memuat cargo berupa pepper (lada) ke kapal.
Disebutkan juga beberapa daerah yang saat itu masih bagian dari kolonial beberapa negara eropa, termasuk ke China, semenanjung Korea dan Jepang. Lalu iseng iseng saya mencari keyword of region "Indonesia" tidak ada data. Lalu saya ganti menjadi "Sumatra atau Java" kemudian muncul beberapa catatan sejarah tentang small wars maupun foreign insurgencies yang dilakukan oleh Corps.
Pertama.Serangan US Marines atas kota Quallah Batoe (Kuala Batu) Feb 06-09 tahun 1831, karena kerajaan setempat dan para bajak laut Selat Malaka telah menyerang dan merusak kapal dagang USS "Friendship" dengan Captain kapal Charles M. Edicott dari Salem, Massachusetts yang sedang membeli dan memuat cargo berupa pepper (lada) ke kapal.
11.45
Kuala Batee, Abdya, Indonesia

Posted in